
TOMORROW X TOGETHER kembali mencetak pencapaian besar di pasar Jepang. Single Jepang kelima mereka, “Setsuna Hanabi”, berhasil debut di peringkat pertama Billboard Japan Hot 100. Lagu tersebut mengumpulkan 11.446 poin pada chart yang diumumkan 26 Agustus 2026 untuk periode penghitungan 17–23 Agustus. Hasil itu semakin menarik karena TXT menghadapi persaingan kuat dari AKB48, EBiDAN, Kento Nakajima, hingga Mrs. GREEN APPLE.
Keberhasilan ini tidak hanya datang dari penjualan CD. “Setsuna Hanabi” juga menunjukkan performa kuat pada download dan beberapa indikator digital. Bahkan, lagu tersebut sekaligus menduduki posisi pertama Billboard Japan Hot Shot Songs, chart yang mengukur lagu dengan pertumbuhan tercepat berdasarkan download, streaming, dan video. Dengan demikian, era terbaru TOMORROW X TOGETHER di Jepang dimulai dengan kombinasi kuat antara penjualan fisik dan konsumsi digital.
“Setsuna Hanabi” Langsung Menjadi Nomor Satu
Billboard Japan Hot 100 menempatkan “Setsuna Hanabi” di posisi pertama pada minggu debutnya. Lagu tersebut mengumpulkan 11.446 poin dan berhasil mengungguli sederet rilisan Jepang yang juga memiliki dukungan besar pada pekan yang sama.
Di posisi kedua terdapat “Suki ish” milik AKB48 dengan 9.248 poin. Sementara itu, proyek EBiDAN melalui “Yes! Tokyo” berada di peringkat ketiga dengan 8.805 poin. Kento Nakajima menyusul di posisi keempat lewat “Onigoto” dengan 6.245 poin.
Persaingan juga datang dari Mrs. GREEN APPLE. Lagu terbaru mereka, “Brand New”, berada di posisi kelima dengan 4.913 poin. Oleh karena itu, kemenangan TXT tidak terjadi pada minggu yang sepi dari rilisan besar. Sebaliknya, mereka berhasil berada di atas beberapa nama yang memiliki basis pendengar kuat di Jepang.
Menariknya, AKB48 sebenarnya unggul jauh dalam penjualan fisik menurut data Oricon. “Suki ish” mencatat sekitar 559 ribu kopi pada minggu pertama, sedangkan “Setsuna Hanabi” berada di sekitar 336 ribu kopi. Namun, Billboard Japan Hot 100 menggunakan sejumlah indikator untuk menentukan peringkat keseluruhan. Karena itu, kekuatan TXT pada indikator lain ikut mengubah persaingan.
Kekuatan Digital Membantu TXT Mengalahkan Persaingan
Perbedaan antara hasil Oricon dan Billboard Japan menjadi bagian paling menarik dari pencapaian “Setsuna Hanabi”. Pada Oricon Weekly Single Ranking untuk periode 17–23 Agustus, single TXT berada di peringkat kedua dengan estimasi penjualan 336.328 kopi. AKB48 berada di puncak dengan 559.066 kopi.
Namun, hasilnya berubah ketika indikator digital ikut diperhitungkan. “Setsuna Hanabi” berhasil menjadi lagu nomor satu secara keseluruhan di Billboard Japan Hot 100. Artinya, performa lagu tersebut tidak hanya bergantung pada pembelian CD oleh MOA.
Bukti lainnya terlihat pada Japan Hot Shot Songs. Chart tersebut menempatkan lagu berdasarkan peningkatan poin dari tiga indikator digital, yaitu download, streaming, dan video. “Setsuna Hanabi” langsung berada di posisi pertama dalam daftar tersebut.
Secara khusus, lagu ini menempati peringkat pertama untuk download, posisi ke-13 pada streaming, serta peringkat ke-21 dalam video. Kombinasi tersebut membantu TXT membangun performa digital yang cukup luas selama minggu perilisan.
Karena itu, posisi pertama Hot 100 menunjukkan dua karakter berbeda dari kekuatan TXT di Jepang. Basis penggemar mereka masih mampu mendorong ratusan ribu penjualan CD. Pada saat yang sama, lagu terbaru mereka juga mendapatkan aktivitas digital yang cukup besar untuk membantu memenangkan persaingan chart keseluruhan.
Cerita Perpisahan Menjadi Inti “Setsuna Hanabi”
“Setsuna Hanabi” bukan sekadar lagu yang dibuat untuk mengejar momentum musim panas. Lagu tersebut menggunakan kembang api pada malam musim panas sebagai gambaran dari sebuah perpisahan yang tidak dapat dihindari. Kembang api terlihat indah ketika muncul, tetapi keindahan itu hanya berlangsung sebentar sebelum akhirnya menghilang.
Konsep tersebut sesuai dengan judul Jepangnya. Kata “setsuna” membawa nuansa tentang sesuatu yang singkat atau sesaat. Sementara itu, “hanabi” berarti kembang api. Karena itu, judul lagu sudah menggambarkan emosi yang menjadi pusat ceritanya.
TXT kemudian membawa tema tersebut melalui warna pop Jepang yang lebih emosional. Di satu sisi, lagunya masih memiliki karakter yang mudah dinikmati sebagai single musim panas. Namun, di sisi lain, cerita mengenai momen terakhir dan perpisahan memberikan lapisan melankolis di baliknya.
Pendekatan semacam ini bukan sesuatu yang asing bagi TOMORROW X TOGETHER. Sepanjang perjalanan mereka, SOOBIN, YEONJUN, BEOMGYU, TAEHYUN, dan HUENINGKAI sering membawa cerita tentang masa muda, hubungan, perubahan, kehilangan, dan proses menuju kedewasaan.
Namun, “Setsuna Hanabi” menerjemahkan tema tersebut ke dalam suasana yang sangat dekat dengan budaya musim panas Jepang. Dengan begitu, lagu tersebut terasa lebih natural sebagai single original Jepang dan bukan sekadar adaptasi dari rilisan Korea.
Single Jepang Kelima Membawa Empat Lagu
TOMORROW X TOGETHER merilis versi digital “Setsuna Hanabi” pada 17 Agustus 2026. Dua hari kemudian, versi fisiknya resmi beredar pada 19 Agustus. Rilisan tersebut menjadi single Jepang kelima TXT, sekaligus single Jepang pertama mereka dalam sekitar dua tahun setelah CHIKAI.
Namun, “Setsuna Hanabi” bukan satu-satunya lagu dalam paket tersebut. Single ini membawa total empat track, yaitu “Setsuna Hanabi”, “Silence”, “Nice to Meet Ya”, dan versi alternatif “Setsuna Hanabi (Natsuyoi Ver.)”.
Masing-masing lagu juga memiliki peran berbeda. “Silence” dipilih menjadi lagu tema film Jepang Okiharu-kun no Namida wo Koroshite yang dijadwalkan tayang secara nasional mulai 2 Oktober 2026. Karena itu, lagu tersebut mempunyai peluang mendapatkan perhatian baru ketika film mulai memasuki bioskop.
Sementara itu, “Nice to Meet Ya” digunakan sebagai lagu tie-in untuk kampanye Suntory Tennensui Kirin to Kajitsu “OUR SHINING MOMENTS”. Sebagian lagunya sudah diperkenalkan melalui materi kampanye sebelum single lengkap dirilis.
Kemudian, “Setsuna Hanabi (Natsuyoi Ver.)” memberikan interpretasi berbeda terhadap title track. Dengan empat lagu tersebut, TXT membuat single Jepang kelimanya tidak hanya berpusat pada satu lagu utama. Sebaliknya, rilisan itu juga menghubungkan mereka dengan film, iklan, dan aktivitas promosi lokal.
Jepang Terus Menjadi Pasar Penting bagi TXT
Pencapaian Billboard Japan Hot 100 memperkuat posisi Jepang sebagai salah satu pasar terpenting bagi TOMORROW X TOGETHER. Grup tersebut sudah membangun aktivitas lokal sejak beberapa tahun lalu melalui album, single Jepang, tur arena, hingga konser berskala dome.
Salah satu bukti kekuatan tersebut terlihat melalui single Jepang sebelumnya. Pada 2024, CHIKAI mencatat penjualan awal lebih dari 460 ribu kopi berdasarkan Billboard Japan Top Singles Sales. Angka tersebut memperlihatkan bahwa basis pembeli fisik TXT sudah sangat besar sebelum “Setsuna Hanabi” hadir.
Selain rilisan musik, TXT juga semakin aktif bertemu langsung dengan MOA Jepang. Mereka sebelumnya menggelar rangkaian konser di berbagai kota dan memperluas jangkauan pertunjukan melalui tur arena maupun dome.
Aktivitas serupa kembali menjadi bagian dari promosi “Setsuna Hanabi”. Pembeli beberapa versi single mendapatkan serial number yang dapat digunakan untuk mengikuti undian event khusus. Kemudian, TXT menyiapkan meet & greet di Tokyo pada 23 September 2026 dan Osaka pada 3 November.
Berbagai format interaksi tersedia dalam acara tersebut. Penggemar berkesempatan mengikuti sesi handshake individual, premium signing, high touch seluruh anggota, hingga sesi perpisahan yang dapat direkam sesuai ketentuan masing-masing event.
Oleh karena itu, kampanye “Setsuna Hanabi” tidak berhenti setelah lagu mencapai posisi pertama. TXT masih memiliki aktivitas lanjutan yang dapat mempertahankan perhatian terhadap single tersebut sepanjang September dan beberapa bulan berikutnya.
Nomor Satu Hot 100 Membuktikan Jangkauan yang Lebih Luas
Posisi pertama Billboard Japan Hot 100 menjadi pencapaian penting karena chart tersebut tidak hanya menunjukkan siapa yang menjual CD paling banyak. Hasil Oricon sudah memperlihatkan bahwa AKB48 memiliki penjualan fisik lebih tinggi pada periode yang sama. Namun, “Setsuna Hanabi” mampu membalikkan keadaan ketika berbagai indikator konsumsi musik diperhitungkan.
Di sinilah pencapaian TXT menjadi menarik. 336.328 kopi pada Oricon Weekly Single Ranking tetap merupakan angka yang sangat besar. Namun, kemenangan Hot 100 menunjukkan bahwa aktivitas pendengar terhadap “Setsuna Hanabi” juga berkembang di luar pembelian fisik.
Selain itu, posisi pertama Hot Shot Songs memperkuat gambaran tersebut. Lagu TXT tidak hanya mendapatkan ledakan penjualan pada hari perilisan, tetapi juga mencatat pertumbuhan download, streaming, dan video yang cukup kuat.
Bagi grup K-pop yang aktif di Jepang, keseimbangan tersebut semakin penting. Pasar fisik Jepang masih menawarkan angka penjualan besar, tetapi streaming dan konsumsi digital terus memainkan peran penting dalam menentukan lagu yang benar-benar berkembang di masyarakat.
TOMORROW X TOGETHER tampaknya berhasil menggabungkan kedua sisi itu melalui “Setsuna Hanabi”. MOA memberikan dukungan kuat melalui pembelian single, sementara aktivitas digital membantu lagu tersebut mendapatkan keunggulan dalam Billboard Japan Hot 100.
Pada akhirnya, persaingan minggu ini memperlihatkan betapa ketatnya chart musik Jepang. AKB48 datang dengan penjualan CD lebih dari setengah juta kopi. EBiDAN mempertahankan momentum “Yes! Tokyo”, sementara Kento Nakajima dan Mrs. GREEN APPLE juga berada di lima besar.
Namun, “Setsuna Hanabi” tetap keluar sebagai lagu nomor satu secara keseluruhan.
Keberhasilan tersebut memberikan TOMORROW X TOGETHER pembukaan yang sangat kuat untuk era single Jepang kelima mereka. Lebih dari itu, pencapaian ini menunjukkan bahwa TXT tidak hanya memiliki fandom yang mampu membeli album dan single dalam jumlah besar. Mereka juga mempunyai lagu yang dapat bergerak kuat melalui beberapa bentuk konsumsi musik sekaligus.
Kini, tantangan berikutnya adalah mempertahankan momentum setelah minggu debut. Namun, dengan promosi Jepang yang masih berlanjut, event penggemar yang sudah dijadwalkan, serta “Silence” yang akan mendapatkan momentum dari perilisan film pada Oktober, era Setsuna Hanabi masih mempunyai ruang untuk berkembang.
Untuk saat ini, satu hasil sudah tercatat jelas: TOMORROW X TOGETHER berhasil membawa “Setsuna Hanabi” ke puncak Billboard Japan Hot 100 dan mengalahkan persaingan besar pada minggu perilisannya.