NFL dan Roc Nation kembali mempertemukan dunia olahraga dan musik melalui program “Songs of the Season” untuk musim 2026–2027. Program tahunan tersebut resmi diluncurkan pada 1 September 2026 dengan sembilan lagu dari sejumlah musisi lintas genre. Lil Uzi Vert, Infinity Song, Memphis Bleek, Lismar, hingga The Cab menjadi bagian dari NFL Songs of the Season 2026 yang akan menemani berbagai momen sepanjang musim baru NFL.

Berbeda dari playlist biasa, lagu-lagu yang terpilih akan mendapat ruang di sejumlah platform milik liga. NFL akan menggunakannya dalam pertandingan, tayangan bersama mitra broadcast, NFL+, media sosial resmi, konten klub, serta hiburan di dalam stadion. Dengan demikian, setiap lagu memiliki peluang menjangkau jutaan penggemar olahraga selama musim NFL berlangsung.

Lil Uzi Vert masuk melalui “Poured”, salah satu lagu dari EP “Maverick”. Sementara itu, Infinity Song membawa “One Foot Out” dan Memphis Bleek hadir melalui “No More”. Daftar tersebut juga menunjukkan strategi NFL dan Roc Nation yang tidak hanya mengandalkan superstar. Mereka menggabungkan nama yang sudah dikenal luas dengan artis yang sedang berkembang dari berbagai latar musik.

NFL Songs of the Season 2026 Hadir dengan Sembilan Lagu

Program NFL Songs of the Season 2026 menghadirkan sembilan lagu yang akan digunakan sepanjang musim. Lil Uzi Vert membuka daftar melalui “Poured”. Lagu tersebut berasal dari EP “Maverick” dan memberi program ini salah satu nama paling besar dalam hip-hop modern.

Infinity Song kemudian masuk dengan “One Foot Out”. Grup yang berada di bawah Roc Nation tersebut dikenal melalui pendekatan musik yang memadukan soul, soft rock, pop, dan harmonisasi vokal. Kehadiran mereka memberi warna berbeda dari energi hip-hop Lil Uzi Vert.

Lismar membawa lagu “Madrid”, sedangkan Patrick Martin terpilih melalui “Only Good At Being Young”. Musisi Spanyol Soge Culebra masuk dengan “Ángel de la Guarda”. Gio Dee dan Lucien Parker kemudian berkolaborasi dalam “We Keep Goin”.

Memphis Bleek menjadi salah satu figur veteran dalam daftar melalui “No More”. The Cab juga kembali mendapat sorotan lewat “Pain”, sementara penyanyi Inggris Donel melengkapi playlist melalui “Everything Bless”.

Secara keseluruhan, daftar tersebut mencakup hip-hop, pop, R&B, rock, serta suara internasional. Kombinasi itu memperlihatkan bahwa NFL dan Roc Nation tidak mencoba membangun satu identitas musikal yang seragam. Sebaliknya, mereka memilih lagu dengan karakter berbeda agar dapat digunakan dalam berbagai situasi sepanjang musim.

Playlist tersebut juga sudah tersedia di Apple Music dan platform streaming utama lainnya. Namun, nilai terbesarnya bukan hanya berasal dari kehadiran di layanan digital. Integrasi langsung dengan pertandingan dan konten NFL membuat lagu-lagu ini berpotensi menemukan audiens baru yang sebelumnya mungkin tidak mengenal artisnya.

Lil Uzi Vert Jadi Nama Terbesar dalam Daftar Tahun Ini

Masuknya Lil Uzi Vert menjadi salah satu bagian paling menarik dari pengumuman tahun ini. Rapper asal Philadelphia tersebut membawa “Poured”, lagu dari proyek “Maverick”. Dengan basis penggemar global dan rekam jejak kuat di hip-hop, kehadirannya memberi “Songs of the Season” 2026 daya tarik komersial yang langsung terlihat.

Namun, pilihan terhadap Lil Uzi Vert juga menunjukkan bagaimana NFL semakin terbuka terhadap musik yang memiliki hubungan kuat dengan budaya generasi muda. Hip-hop selama bertahun-tahun sudah menjadi bagian penting dari suasana pertandingan Amerika Serikat. Lagu rap sering muncul dalam arena, video highlight, hingga konten media sosial olahraga.

Karena itu, “Poured” memiliki konteks yang cukup alami untuk digunakan dalam pertandingan. Produksi yang energik dapat bekerja untuk video pemain, momen sebelum pertandingan, selebrasi, atau berbagai konten pendek yang dipublikasikan liga sepanjang musim.

Di sisi lain, kehadiran Memphis Bleek memberikan dimensi berbeda. Rapper yang memiliki hubungan panjang dengan Roc-A-Fella Records dan Jay-Z itu mewakili generasi hip-hop yang lebih senior. Lagu “No More” menempatkannya dalam daftar yang sama dengan musisi muda dan pendatang baru.

Kombinasi tersebut merupakan salah satu kekuatan utama program ini. NFL dan Roc Nation tidak hanya mengejar artis yang sedang berada di puncak chart. Mereka juga menggunakan playlist sebagai jembatan antargenerasi, sekaligus membuka ruang bagi berbagai bentuk hip-hop dan musik populer.

Infinity Song Membawa Pendekatan Berbeda ke Dunia NFL

Jika Lil Uzi Vert membawa energi hip-hop, Infinity Song menawarkan sesuatu yang jauh berbeda melalui “One Foot Out”. Grup yang terdiri dari saudara kandung tersebut dikenal karena harmonisasi vokalnya serta pengaruh soul, folk, soft rock, dan pop.

Momo Boyd dari Infinity Song menjelaskan bahwa hubungan antara musik dan olahraga sebenarnya sangat dekat dengan pengalaman keluarganya. Menurutnya, musik sudah seperti olahraga keluarga ketika mereka tumbuh besar. Mereka berlatih bersama, saling mendorong, belajar mendengar satu sama lain, serta memahami pentingnya menjalankan peran sebagai sebuah tim.

Pandangan tersebut selaras dengan konsep “Songs of the Season”. Dalam sebuah grup musik, masing-masing anggota harus memahami perannya agar sebuah lagu bekerja. Prinsip serupa berlaku dalam sepak bola Amerika, ketika pemain dengan tugas berbeda harus bergerak dalam satu sistem.

Karena itu, pemilihan Infinity Song juga memperluas makna program tersebut. NFL tidak hanya mencari musik dengan tempo keras yang cocok dimainkan di stadion. Lagu dengan karakter lebih emosional atau melodis juga bisa menjadi bagian dari cerita pertandingan.

Pendekatan seperti ini penting karena sebuah musim olahraga memiliki berbagai suasana. Ada momen kemenangan, kegagalan, comeback, perpisahan, rivalitas, dan perjalanan panjang menuju postseason. Musik yang berbeda memungkinkan NFL mengemas setiap momen dengan karakter yang sesuai.

Selain itu, exposure dari liga dapat memberi keuntungan besar bagi artis seperti Infinity Song. Lagu mereka tidak hanya akan berada di playlist. NFL berencana menggunakan musik terpilih melalui jaringan digital dan siaran yang memiliki jangkauan sangat luas.

Lagu Akan Masuk Stadion, Broadcast hingga Media Sosial NFL

Salah satu elemen terpenting dari NFL Songs of the Season 2026 adalah cara lagu-lagu tersebut akan digunakan. NFL menyatakan bahwa musik dari program tahun ini akan terintegrasi ke berbagai platform sepanjang musim 2026–2027.

Penggunaannya mencakup NFL+, akun sosial resmi NFL, siaran pertandingan, stadion, serta kanal sosial klub. Selain itu, mitra broadcast liga juga dapat menggunakan materi tersebut sebagai bagian dari presentasi pertandingan.

Artinya, sebuah lagu dapat muncul dalam banyak konteks. Musik bisa mengiringi highlight touchdown, video pembukaan pertandingan, konten pemain, promosi pertandingan berikutnya, ataupun hiburan di stadion sebelum kickoff.

Model seperti ini memberikan exposure berbeda dibandingkan playlist editorial tradisional. Ketika sebuah lagu masuk playlist streaming, pendengar tetap harus memilih atau menemukan playlist tersebut. Sebaliknya, integrasi ke siaran olahraga menempatkan musik langsung di hadapan penonton yang sedang mengikuti pertandingan.

Jessica Boddy, VP Commercial Operations and Business Affairs NFL Films, menjelaskan bahwa musik dan football memiliki kemampuan yang sama untuk menyatukan orang. Melalui “Songs of the Season”, NFL ingin memberi ruang kepada artis yang membentuk budaya sekaligus memperkenalkan musik mereka kepada penggemar dalam konteks yang relevan.

NFL dan Roc Nation juga melihat musik sebagai bagian dari emosi sebuah musim. Lagu dapat melekat pada kemenangan, selebrasi, rivalitas, atau momen penting lainnya. Karena itu, program ini mencoba membuat musik menjadi bagian dari ingatan penggemar terhadap musim NFL, bukan sekadar suara latar.

NFL dan Roc Nation Terus Memperluas Hubungan Musik dan Football

Kerja sama NFL dan Roc Nation sendiri sudah berlangsung selama beberapa tahun. Roc Nation memasuki kemitraan jangka panjang dengan NFL pada 2019. Salah satu fokus awalnya adalah memperkuat pengalaman hiburan pertandingan sekaligus mendukung sejumlah inisiatif sosial liga.

Program “Songs of the Season” kemudian menjadi salah satu cara paling konsisten untuk menghubungkan kedua dunia tersebut. Setiap musim, artis terkenal dan musisi yang sedang berkembang mendapat kesempatan masuk ke ekosistem NFL melalui lagu pilihan.

Pada edisi-edisi sebelumnya, lagu dalam program tersebut juga digunakan dalam broadcast, media sosial, stadion, dan berbagai platform liga. Karena itu, format 2026 melanjutkan konsep yang sudah dibangun selama beberapa tahun, tetapi dengan daftar artis baru.

Selain program playlist, hubungan musik dengan NFL juga semakin luas melalui konser dan halftime show. Musim 2026 memperlihatkan strategi tersebut dengan cukup jelas. Liga menyiapkan beberapa penampilan musik untuk pertandingan internasional di berbagai negara.

The Warning dijadwalkan menjadi headline halftime show pada pertandingan NFL di Mexico City. Sementara itu, Ayra Starr dipilih untuk tampil dalam salah satu pertandingan internasional di London. Jonas Brothers juga dijadwalkan tampil ketika Los Angeles Rams bertemu San Francisco 49ers di Melbourne.

Dengan demikian, musik tidak lagi berada di pinggir pengalaman NFL. Liga semakin memperlakukannya sebagai bagian dari identitas hiburan yang mengikuti pertandingan dari stadion hingga platform digital.

“Songs of the Season” memiliki fungsi berbeda dari halftime show karena program ini berjalan sepanjang musim. Namun, keduanya memiliki tujuan yang sama: memperluas pengalaman NFL ke luar pertandingan itu sendiri.

Dari Lil Uzi Vert hingga Artis Baru, NFL Membuka Panggung Musik yang Lebih Luas

Pemilihan sembilan lagu untuk musim 2026 memperlihatkan satu pola penting. NFL dan Roc Nation tampaknya ingin menjaga keseimbangan antara daya tarik artis besar dan kesempatan bagi nama yang belum memiliki exposure sebesar superstar global.

Lil Uzi Vert sudah memiliki basis pendengar sangat besar. Memphis Bleek memiliki sejarah panjang di hip-hop. Namun, nama seperti Lismar, Patrick Martin, Soge Culebra, Gio Dee, Lucien Parker, dan Donel mendapatkan peluang memperkenalkan karya mereka kepada penonton olahraga dalam skala yang lebih luas.

Kehadiran Soge Culebra juga memperlihatkan dimensi internasional program tersebut. Artis asal Spanyol itu membawa “Ángel de la Guarda”, sementara Donel mewakili Inggris. Pendekatan tersebut sesuai dengan ekspansi NFL yang semakin aktif menggelar pertandingan di luar Amerika Serikat.

Musim 2026 sendiri akan memperlihatkan pertandingan internasional di sejumlah pasar penting. Karena itu, menampilkan artis dengan latar berbeda membuat soundtrack liga terasa lebih dekat dengan arah global tersebut.

Momentum program ini juga datang tepat sebelum Week 1. Musim reguler NFL 2026 dijadwalkan dimulai pada 9 September dengan New England Patriots menghadapi Seattle Seahawks di Seattle dalam pertandingan ulang Super Bowl LX. Sehari kemudian, Los Angeles Rams dan San Francisco 49ers akan bertemu di Melbourne, Australia.

Ketika pertandingan mulai berjalan, lagu-lagu dari playlist akan mulai mendapat panggung yang lebih luas. Beberapa mungkin cocok dengan energi stadion, sementara yang lain dapat berkembang melalui highlight, video emosional, ataupun konten sosial.

Pada akhirnya, NFL Songs of the Season 2026 menunjukkan bagaimana batas antara olahraga dan industri musik semakin tipis. NFL memiliki jutaan penonton yang mengikuti pertandingan setiap pekan, sementara Roc Nation memiliki jaringan artis dan pengalaman dalam membangun budaya musik.

Dengan Lil Uzi Vert, Infinity Song, Memphis Bleek, dan enam nama lainnya, program tahun ini bukan sekadar kumpulan lagu. Setiap track mendapatkan peluang menjadi bagian dari cerita musim NFL 2026–2027. Jika sebuah lagu berhasil melekat pada pertandingan atau momen besar, exposure tersebut bahkan dapat terus hidup jauh setelah musim berakhir.