
GRe4N BOYZ mulai membuka perjalanan menuju 20 tahun debut dengan melihat kembali lagu-lagu yang selama ini justru dikenal melalui suara musisi lain. Grup vokal Jepang tersebut resmi merilis versi baru “虹” (Niji) pada 31 Agustus 2026, lagu yang awalnya mereka tulis dan berikan kepada AAA pada 2012. Versi terbaru ini bukan sekadar remake menjelang anniversary. “虹” menjadi pembuka dari proyek 20 tahun GRe4N BOYZ sekaligus single pertama menuju album self-cover ウタウタイタイ (Utau Taitai) yang akan dirilis secara digital pada 18 September 2026. Album tersebut berisi 10 lagu yang sebelumnya mereka ciptakan untuk berbagai artis dan proyek, termasuk AAA, NEWS, Takahisa Masuda, TOMORROW X TOGETHER, Kiyoshi Hikawa, hingga Hi-Fi Un!corn. Setelah bertahun-tahun hidup melalui suara orang lain, lagu-lagu tersebut kini kembali kepada penciptanya.
“虹” Kembali 14 Tahun Setelah Diberikan kepada AAA
GRe4N BOYZ memilih “虹” sebagai pintu masuk menuju proyek anniversary bukan tanpa alasan. Lagu tersebut pertama kali mereka berikan kepada AAA pada 2012 dan kemudian menjadi salah satu karya yang terus dikenal oleh pendengar hingga bertahun-tahun kemudian. Kini, sekitar 14 tahun setelah versi AAA hadir, GRe4N BOYZ mengambil kembali lagu tersebut untuk dinyanyikan dengan suara mereka sendiri. Namun, mereka tidak sekadar menyalin aransemen lama. Versi 2026 dibangun ulang dengan band sound yang lebih kuat dan pendekatan rock yang lebih terasa. Instrumen dibuat terdengar lebih hidup, sementara vokal mendapatkan tenaga yang berbeda dibandingkan versi sebelumnya. Meski demikian, kehangatan dan pesan utama dari lagu original tetap dipertahankan.
Pendekatan itu penting karena proyek ini tidak bertujuan menggantikan versi yang sudah dikenal publik. Sebaliknya, GRe4N BOYZ mencoba menunjukkan bagaimana sebuah lagu dapat berubah ketika kembali kepada penciptanya setelah lebih dari satu dekade. Waktu telah berjalan, pengalaman mereka bertambah, dan cara mereka menyampaikan musik juga berkembang. Oleh karena itu, “虹” versi 2026 terdengar seperti pertemuan antara masa lalu dan kondisi GRe4N BOYZ sekarang.
“虹” mulai tersedia di berbagai layanan streaming pada 31 Agustus pukul 00.00 waktu Jepang. Bersamaan dengan perilisan digital tersebut, GRe4N BOYZ juga meluncurkan music video resmi. MV itu membawa tema yang berkaitan erat dengan perjalanan waktu dan kenangan masa muda. Empat pria dewasa diperlihatkan menjalani kehidupan mereka pada suatu hari di 2026. Kemudian, tanggal 31 Agustus pada kalender membawa mereka kembali kepada sebuah kapsul waktu yang pernah dibuat ketika masih kecil.
Dari sana, berbagai kenangan mulai muncul. Pendekatan visualnya menyerupai film remaja dengan campuran kehangatan dan rasa sedikit melankolis. Masa lalu dan masa kini saling bertemu, sementara “虹” menjadi penghubung emosional di antara keduanya. Konsep tersebut juga terasa tepat untuk proyek anniversary karena GRe4N BOYZ sendiri sedang melakukan hal serupa: membuka kembali karya dari masa lalu untuk melihatnya melalui perspektif mereka sekarang.
ウタウタイタイ Membawa Pulang 10 Lagu yang Pernah Diberikan kepada Musisi Lain
“虹” hanyalah awal. Pada 18 September, GRe4N BOYZ akan merilis album digital ウタウタイタイ sebagai proyek pertama menuju anniversary ke-20 mereka pada 2027. Konsep album tersebut cukup unik. Alih-alih mengumpulkan hit terbesar seperti “愛唄”, “キセキ”, atau “遥か”, mereka memilih karya yang selama ini ditulis untuk orang lain. Untuk pertama kalinya, lagu-lagu itu dikumpulkan dan dinyanyikan kembali oleh GRe4N BOYZ sendiri.
Album dibuka dengan “虹” milik AAA. Setelah itu terdapat “ピポ” yang sebelumnya diberikan kepada 肉チョモランマ dan “グルグルブンブン” dari program anak-anak NHK いないいないばあっ!. Lagu keempat adalah “SUPER DUPER”, karya yang diberikan kepada band Hi-Fi Un!corn. Kemudian hadir “劇伴” yang sebelumnya dinyanyikan NEWS.
Hubungan GRe4N BOYZ dengan NEWS kembali muncul melalui “U R not alone”, sementara “戀” sebelumnya diberikan kepada anggota NEWS, Takahisa Masuda, untuk proyek solonya. Selain itu, album memasukkan “Ito” yang dikenal melalui TOMORROW X TOGETHER serta “碧し” yang sebelumnya dibawakan Kiyoshi Hikawa. Album kemudian ditutup dengan “ウタウタイ”, lagu yang diciptakan untuk MIGOPPER! dalam proyek khusus Kokoro no Uta Project dari program musik TBS Ongaku no Hi.
Secara keseluruhan, terdapat 10 lagu. Namun, daya tarik proyek ini bukan hanya daftar artis yang pernah menerima karya mereka. Seluruh lagu mendapatkan aransemen band baru. Artinya, ウタウタイタイ bukan kompilasi sederhana yang hanya mengganti vokalis. GRe4N BOYZ mencoba membangun kembali materi tersebut berdasarkan karakter mereka saat ini.
Pendekatan tersebut juga memungkinkan pendengar menemukan hubungan antara lagu-lagu yang sebelumnya terlihat tidak berkaitan. Sebagian ditulis untuk idol group, sebagian untuk penyanyi solo, sementara lainnya hadir melalui program televisi atau proyek khusus. Setelah ditempatkan dalam satu album dan dibawakan oleh pencipta yang sama, benang merah musikal GRe4N BOYZ kemungkinan akan terasa jauh lebih jelas.
Dari AAA hingga TXT, Jejak GRe4N BOYZ Ternyata Jauh Lebih Luas
Bagi pendengar kasual, GRe4N BOYZ mungkin paling mudah dikenali melalui katalog mereka sendiri. “愛唄”, “キセキ”, “遥か”, dan “オレンジ” menjadi beberapa lagu yang melekat kuat dengan perjalanan grup. Namun, di balik aktivitas tersebut, mereka juga memiliki sejarah panjang sebagai pencipta lagu untuk artis lain.
ウタウタイタイ memperlihatkan seberapa luas jejak tersebut. AAA merupakan salah satu contoh dari generasi sebelumnya. NEWS dan Takahisa Masuda membawa hubungan dengan dunia idol Jepang. Sementara itu, Kiyoshi Hikawa berada dalam lingkungan musik yang berbeda lagi. Kemudian, hadirnya TOMORROW X TOGETHER memperlihatkan bagaimana karya GRe4N BOYZ juga mencapai generasi K-Pop.
“Ito” dirilis TXT pada 2021 dan menjadi lagu original Jepang mereka. Lagu tersebut digunakan sebagai theme song drama TV Tokyo Spiral Labyrinth – DNA Forensic Investigation. HIDE dan navi dari GReeeeN—nama grup sebelum berubah menjadi GRe4N BOYZ—menulis lagu tersebut. Kini, sekitar lima tahun kemudian, “Ito” kembali muncul dalam katalog penciptanya melalui ウタウタイタイ.
Di sisi lain, “U R not alone” memiliki hubungan panjang dengan NEWS dan penggemarnya. Lagu tersebut pertama kali muncul dalam album NEVERLAND pada 2017 dan kemudian berkembang menjadi salah satu lagu penting dalam pertunjukan grup. Membawanya kembali melalui suara GRe4N BOYZ menawarkan perspektif berbeda terhadap karya yang selama ini memiliki identitas kuat bersama NEWS.
Karena itu, konsep album terasa semakin menarik. Pendengar mungkin sudah mengenal beberapa lagu selama bertahun-tahun tanpa menyadari bahwa orang yang sama berada di balik proses penciptaannya. Melalui ウタウタイタイ, GRe4N BOYZ tidak hanya melakukan self-cover. Mereka sekaligus membuka sebagian sejarah penulisan lagu yang selama ini tersebar di berbagai katalog artis.
Proyek Anniversary Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Depan
GRe4N BOYZ akan merayakan 20 tahun debut pada 2027. HIDE, navi, 92, dan SOH memulai debut mayor pada 24 Januari 2007 melalui single “道”. Mereka kemudian menghasilkan berbagai hit besar, tetapi perjalanan grup selalu memiliki karakter yang tidak biasa. Keempat anggota memiliki lisensi dokter gigi dan sejak awal memilih menjaga wajah mereka dari publik agar dapat menjalankan aktivitas musik sekaligus profesi medis.
Pilihan tersebut justru membentuk salah satu identitas paling mudah dikenali dalam musik Jepang. Selama hampir dua dekade, publik mengenal suara, lagu, dan karya mereka tanpa bergantung pada wajah anggota sebagai pusat promosi. Bahkan ketika industri musik semakin bergantung pada media sosial dan visual artis, GRe4N BOYZ tetap mempertahankan pendekatan tersebut.
Nama grup juga mengalami perubahan besar pada 2024. Setelah bertahun-tahun beraktivitas sebagai GReeeeN, HIDE, navi, 92, dan SOH meninggalkan agensi lama mereka dan mengubah nama menjadi GRe4N BOYZ. Meski nama berubah, empat anggota tetap melanjutkan perjalanan bersama. Karena itu, anniversary 20 tahun pada 2027 bukan hanya perayaan GRe4N BOYZ sebagai nama baru, tetapi kelanjutan dari perjalanan yang dimulai melalui GReeeeN pada 2007.
Proyek ウタウタイタイ kemudian terasa tepat sebagai langkah pertama. Mereka tidak langsung merayakan anniversary melalui greatest hits. Sebaliknya, GRe4N BOYZ memilih karya yang pernah diberikan kepada orang lain. Lagu-lagu tersebut menjadi bagian dari sejarah mereka meskipun selama ini tidak selalu berada di bawah nama GReeeeN atau GRe4N BOYZ.
Selain itu, pilihan “虹” sebagai lagu pembuka memiliki hubungan kuat dengan gagasan waktu. MV mempertemukan versi dewasa dan masa kecil dari empat karakter melalui kapsul waktu. Pesannya sederhana, tetapi efektif: kehidupan berubah, seseorang tumbuh, tetapi pengalaman dari masa lalu tetap menjadi bagian dari dirinya.
GRe4N BOYZ Masih Jalani Tur Nasional The ZA
Proyek anniversary muncul ketika GRe4N BOYZ masih aktif menjalani konser. Saat ini mereka sedang menggelar rangkaian nasional GRe4N BOYZ イマーシブライブシアター2026 “The ZA” ~溢れる想いが止まらない~. Tur tersebut berjalan hingga Oktober dan membawa konsep immersive live theater yang menjadi salah satu bentuk presentasi unik GRe4N BOYZ.
Pada 30 Agustus, sehari sebelum “虹” dirilis, mereka menggelar pertunjukan di Zepp Sapporo, Hokkaido. Setelah itu, perjalanan akan dilanjutkan menuju Kobe pada 6 September, Toyama pada 12 September, dan Niigata pada 13 September. Masih terdapat sejumlah kota lain sebelum rangkaian berakhir pada 18 Oktober di Koriyama, Fukushima.
Fukushima memiliki posisi khusus dalam sejarah mereka karena grup terbentuk di prefektur tersebut. Menutup rangkaian 2026 di Koriyama ketika mereka sedang menuju anniversary 20 tahun memberikan hubungan simbolis dengan titik awal perjalanan GRe4N BOYZ.
Selain itu, perilisan ウタウタイタイ pada 18 September akan berlangsung ketika tur masih berjalan. Artinya, sebagian materi self-cover berpotensi mendapatkan kehidupan baru melalui pertunjukan langsung. Versi band yang lebih kuat juga membuat lagu seperti “虹” terasa cocok dengan atmosfer konser.
Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa anniversary bukan sekadar perayaan nostalgia. GRe4N BOYZ tetap bergerak melalui tur, musik baru, dan berbagai kolaborasi. Bahkan sepanjang 2026 mereka masih menulis karya untuk sejumlah artis, termasuk MISIA, Kazuya Kamenashi, dan FRUITS ZIPPER. Dengan demikian, kegiatan sebagai songwriter tetap berjalan ketika mereka mulai membuka kembali arsip lagu dari hampir dua dekade terakhir.
“虹” Jadi Pintu Masuk Menuju 20 Tahun GRe4N BOYZ
Perilisan “虹” pada 31 Agustus menjadi awal yang menarik untuk perjalanan menuju anniversary GRe4N BOYZ. Mereka sebenarnya bisa mengambil jalur yang lebih mudah dengan merilis ulang hit terbesar. Namun, HIDE, navi, 92, dan SOH memilih melihat sisi lain dari sejarah mereka: lagu yang lahir dari tangan mereka tetapi kemudian tumbuh melalui suara artis lain.
“虹” menjadi contoh pertama. Lagu tersebut sudah memiliki kehidupan bersama AAA sejak 2012. Kini, GRe4N BOYZ tidak mencoba menghapus sejarah itu. Mereka mempertahankan kehangatan dan pesan originalnya, kemudian menambahkan aransemen rock serta karakter vokal mereka sendiri. Hasilnya menjadi percakapan antara versi lama dan baru.
Konsep tersebut akan berkembang lebih jauh ketika ウタウタイタイ dirilis pada 18 September 2026. Sepuluh lagu dari berbagai periode akan kembali kepada penciptanya. Ada karya untuk AAA, NEWS, TOMORROW X TOGETHER, Kiyoshi Hikawa, Hi-Fi Un!corn, Takahisa Masuda, dan sejumlah proyek lain. Seluruhnya mendapatkan aransemen baru yang dirancang untuk suara GRe4N BOYZ hari ini.
Lebih penting lagi, album ini baru disebut sebagai proyek pertama menuju anniversary ke-20. Dengan perayaan utama baru berlangsung pada 2027, masih terbuka kemungkinan hadirnya proyek lain setelah ウタウタイタイ. GRe4N BOYZ memiliki katalog panjang, perjalanan dua nama berbeda, berbagai kolaborasi, serta sejarah konser yang dapat menjadi bahan untuk melanjutkan perayaan.
Setelah hampir 20 tahun, mungkin itulah alasan konsep self-cover terasa tepat. Lagu tidak selalu berhenti menjadi milik penciptanya setelah diberikan kepada orang lain. Sebaliknya, lagu dapat tumbuh bersama penyanyi dan pendengarnya, lalu kembali bertahun-tahun kemudian dengan arti berbeda. Melalui “虹”, GRe4N BOYZ mulai melihat kembali perjalanan tersebut sebelum melangkah menuju dekade ketiga karier mereka.