BE:FIRST menutup rangkaian musim panas 2026 dengan penampilan penuh energi di festival 音楽と髭達2026 -TIME MACHINE- atau Ongaku to Higetachi 2026 -TIME MACHINE- pada 29 Agustus 2026. Festival tahunan tersebut berlangsung di HARD OFF ECO Stadium Niigata dan menjadi penampilan keempat BE:FIRST di acara itu setelah absen pada edisi 2025. Kali ini, SOTA, SHUNTO, MANATO, RYUHEI, JUNON, dan LEO membawa 10 lagu yang merangkum perjalanan mereka dari “Boom Boom Back” dan “Bye-Good-Bye” hingga materi terbaru seperti “BRUCE WAYNE feat. Flo Milli, ATL Jacob”, “BE:FIRST ALL DAY”, dan “Missing”. Panggung Niigata sekaligus menjadi penutup periode festival musim panas yang sangat sibuk bagi BE:FIRST. Namun, mereka tidak memiliki banyak waktu untuk berhenti. September akan membuka fase berikutnya melalui Global EP WATCH ME dan rangkaian world showcase di empat kota dunia.

BE:FIRST Kembali ke 音楽と髭達 Setelah Dua Tahun

BE:FIRST bukan nama baru bagi pengunjung 音楽と髭達. Penampilan pada 2026 menjadi keempat kalinya mereka hadir di festival tersebut sekaligus menandai kepulangan setelah dua tahun. Terakhir kali mereka tampil adalah pada edisi 2024. Karena itu, kembalinya BE:FIRST tahun ini datang ketika posisi grup sudah berubah cukup jauh. Mereka kini memasuki tahun kelima sejak debut dan semakin aktif membawa musiknya ke luar Jepang.

Festival berlangsung di HARD OFF ECO Stadium Niigata dengan sembilan nama dalam lineup. Selain BE:FIRST, acara tersebut menghadirkan Aimyon, UVERworld, GLAY, Sukima Switch, HANA, Vaundy, Fumiya Fujii, dan Yuuri. Dengan komposisi tersebut, TIME MACHINE mempertemukan beberapa generasi musik Jepang dalam satu stadion. Ada musisi veteran, band rock besar, solois populer, hingga generasi baru dance-vocal dan pop Jepang.

BE:FIRST datang dengan kondisi berbeda dibandingkan penampilan mereka dua tahun lalu. Sepanjang musim panas 2026, grup ini tampil di berbagai festival dalam dan luar Jepang. Mereka juga baru tampil di LaLaLa Festival 2026 di Indonesia pada 23 Agustus, hanya enam hari sebelum panggung Niigata. Sebelumnya, mereka menjalani Summer Sonic 2026 dan Head In The Clouds Los Angeles. Dengan demikian, 音楽と髭達 terasa seperti garis penutup dari perjalanan festival yang membawa mereka melewati berbagai jenis audiens.

Meski berada pada penghujung jadwal musim panas, BE:FIRST tidak mengurangi intensitas pertunjukan. Mereka memilih setlist 10 lagu yang bergerak cepat dan menggabungkan materi lama dengan fase musikal terbaru. Hasilnya menjadi gambaran singkat mengenai bagaimana karakter BE:FIRST berkembang dalam lima tahun terakhir.

“BRUCE WAYNE” Langsung Membuka Panggung dengan Agresif

BE:FIRST membuka pertunjukan melalui “BRUCE WAYNE feat. Flo Milli, ATL Jacob”. Pilihan tersebut langsung memperlihatkan arah global yang sedang mereka kejar. Lagu yang dirilis pada 31 Juli itu mempertemukan BE:FIRST dengan rapper Amerika Flo Milli serta produser ATL Jacob. Karena itu, menempatkannya sebagai pembuka memberikan pernyataan cukup jelas mengenai fase terbaru grup.

Tanpa jeda panjang, mereka melanjutkan pertunjukan dengan “BE:FIRST ALL DAY” dan “Rondo”. Tiga lagu awal tersebut dimainkan secara beruntun sehingga energi panggung langsung meningkat sejak beberapa menit pertama. Setelah itu, “Boom Boom Back” membawa pertunjukan kembali ke salah satu lagu yang sudah lama menjadi senjata kuat BE:FIRST dalam festival.

“GRIT” kemudian mempertahankan intensitas sebelum suasana berubah melalui “Great Mistakes”. Lagu tersebut memberi kesempatan kepada penonton untuk ikut terlibat dengan memutar handuk bersama-sama. Interaksi semacam ini menjadi penting dalam festival karena tidak semua orang yang hadir merupakan BESTY. Namun, lagu dengan elemen partisipatif memungkinkan BE:FIRST membangun hubungan dengan audiens yang lebih luas dalam waktu singkat.

Setelah itu, “Bye-Good-Bye” membawa salah satu lagu yang membantu memperbesar popularitas BE:FIRST pada periode awal karier mereka. “夢中” atau “Muchuu” kemudian memberikan perubahan atmosfer melalui sisi vokal yang lebih menonjol. BE:FIRST juga membawakan “I Want You Back” sebelum akhirnya menutup set dengan “Missing”.

Secara lengkap, 10 lagu yang dibawakan adalah “BRUCE WAYNE feat. Flo Milli, ATL Jacob”, “BE:FIRST ALL DAY”, “Rondo”, “Boom Boom Back”, “GRIT”, “Great Mistakes”, “Bye-Good-Bye”, “夢中”, “I Want You Back”, dan “Missing”. Susunan tersebut cukup padat, tetapi berhasil membawa beberapa periode berbeda dalam katalog mereka.

“Missing” Jadi Penutup yang Cocok untuk Akhir Musim Panas

Keputusan menempatkan “Missing” sebagai lagu terakhir terasa sangat sesuai dengan waktu pertunjukan. Single tersebut dirilis pada 1 Juli dan menjadi salah satu lagu utama BE:FIRST sepanjang musim panas 2026. Produksinya melibatkan Jonas Blue, DJ dan produser Inggris yang dikenal melalui berbagai hit dance-pop internasional.

Berbeda dari lagu BE:FIRST yang lebih agresif, “Missing” membawa nuansa yang lebih ringan dan emosional. Suara yang terasa segar membuat lagu tersebut cocok dimainkan di festival musim panas. Namun, tema yang lebih melankolis memberikan lapisan berbeda. Kombinasi itulah yang membuat “Missing” menjadi pilihan menarik untuk menutup pertunjukan pada penghujung Agustus.

BE:FIRST baru membawakan “Missing” secara live untuk pertama kalinya di Summer Sonic 2026 pada 15 Agustus. Saat itu, lagu ditempatkan sebagai penutup dari set 13 lagu mereka di ZOZO Marine Stadium. Dua minggu kemudian, pola serupa kembali digunakan di Niigata. Dengan demikian, “Missing” perlahan berkembang menjadi lagu penutup untuk periode festival musim panas tahun ini.

Sebelum mencapai 音楽と髭達, perjalanan mereka memang cukup padat. BE:FIRST tampil di Head In The Clouds Los Angeles pada awal Agustus. Kemudian, mereka kembali ke Jepang untuk Summer Sonic. Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Jakarta melalui LaLaLa Festival sebelum kembali lagi ke Jepang untuk panggung Niigata.

Karena itu, penampilan 29 Agustus tidak berdiri sendiri. Panggung tersebut menjadi akhir dari rangkaian yang memperlihatkan dua arah aktivitas BE:FIRST secara bersamaan. Mereka masih mempertahankan posisi kuat dalam festival besar Jepang. Pada saat yang sama, grup semakin aktif menguji musiknya di depan audiens internasional.

Musim Panas 2026 Memperlihatkan Ambisi Global BE:FIRST

Perubahan paling jelas dalam aktivitas BE:FIRST tahun ini adalah meningkatnya fokus terhadap pasar internasional. Grup bentukan BMSG tersebut sebenarnya sudah mulai membangun fondasi global sejak beberapa tahun lalu. Namun, 2026 membuat strategi itu terlihat jauh lebih konkret.

Salah satu contohnya adalah “BRUCE WAYNE feat. Flo Milli, ATL Jacob”. Lagu tersebut tidak sekadar menggunakan nama musisi internasional untuk promosi. Kolaborasi itu mempertemukan BE:FIRST dengan ekosistem hip-hop Amerika melalui Flo Milli dan ATL Jacob. Kemudian, panggung internasional memberikan ruang untuk memperkenalkan hasil kolaborasi tersebut kepada pendengar di luar Jepang.

Selain itu, BE:FIRST kini beranggotakan enam orang: SOTA, SHUNTO, MANATO, RYUHEI, JUNON, dan LEO. Formasi ini terus menekankan kemampuan vokal, rap, dan dance yang sejak awal menjadi fondasi grup. Musik mereka juga bergerak di antara hip-hop, R&B, pop, dan berbagai pendekatan elektronik tanpa sepenuhnya terpaku pada formula boy group konvensional.

Perjalanan ke Indonesia pada LaLaLa Festival menjadi bagian penting dari ekspansi tersebut. BE:FIRST tampil di main stage bersama berbagai artis internasional dan membawakan 14 lagu. Hanya beberapa hari kemudian, mereka kembali ke Jepang untuk 音楽と髭達. Perbedaan kedua festival tersebut memberikan pengalaman yang cukup kontras, tetapi juga memperlihatkan fleksibilitas mereka sebagai performer.

Namun, ekspansi internasional BE:FIRST baru akan memasuki tahap berikutnya pada September. Panggung Niigata sebenarnya menjadi semacam transisi. Setelah mengakhiri musim panas di Jepang, grup akan membawa proyek baru langsung menuju beberapa kota di luar negeri.

Global EP WATCH ME dan World Showcase Sudah Menunggu

BE:FIRST akan merilis Global EP pertama mereka, WATCH ME, pada 18 September 2026. Proyek tersebut menjadi bagian utama dari perayaan ulang tahun kelima sekaligus langkah penting dalam strategi internasional grup. Hanya satu minggu setelah EP tersedia, mereka akan memulai BE:FIRST WORLD SHOWCASE 2026 “WATCH ME”.

Bangkok menjadi kota pertama pada 25 September melalui pertunjukan di Samyan Mitrtown Hall. Dua hari kemudian, BE:FIRST menuju Taipei dan tampil di Legacy TERA pada 27 September. Perjalanan berlanjut ke Manila pada 3 Oktober di New Frontier Theater.

Setelah Asia, BE:FIRST akan menuju Amerika Serikat. New York mendapatkan dua pertunjukan pada 22 dan 23 Oktober. Konser pertama berlangsung di Racket NYC, sedangkan malam berikutnya digelar di Gramercy Theatre. Dengan demikian, rangkaian WATCH ME mencakup Bangkok, Taipei, Manila, dan New York.

Skala venue memang berbeda dari dome atau stadion yang sudah mereka mainkan di Jepang. Namun, pendekatan tersebut memberikan kesempatan untuk bertemu audiens internasional secara lebih dekat. Selain itu, world showcase dapat menjadi cara untuk mengukur basis penggemar di masing-masing pasar sebelum BE:FIRST mengambil langkah global yang lebih besar.

Momentum tersebut terasa semakin relevan setelah musim panas mereka. Penampilan di Los Angeles dan Indonesia memberikan pengalaman festival internasional, sedangkan WATCH ME akan membawa mereka menuju konser yang lebih terfokus pada identitas BE:FIRST sendiri.

Oleh karena itu, panggung 音楽と髭達 terasa seperti perpisahan sementara dengan musim festival Jepang. Setelah “Missing” selesai dimainkan di Niigata, kalender grup mulai bergerak menuju aktivitas internasional yang menjadi salah satu fokus terbesar mereka pada akhir 2026.

Album BE:4U Siap Menutup Tahun Kelima BE:FIRST

World showcase bukan satu-satunya agenda besar yang menunggu. BE:FIRST juga sudah mengumumkan album studio keempat berjudul BE:4U yang akan dirilis pada 3 November 2026, tepat pada hari ulang tahun kelima debut mereka.

Album tersebut akan membawa 13 lagu. Sejumlah materi yang dibawakan di 音楽と髭達 juga sudah dikonfirmasi masuk ke dalamnya, termasuk “BE:FIRST ALL DAY”, “Rondo”, dan “Missing”. Selain itu, album menghadirkan “街灯”, “Why, Why”, “It’s not a bad life”, “H.A.R.E.” serta versi 2026 dari “Mainstream”. Beberapa unit song juga akan menjadi bagian dari proyek tersebut.

Tanggal 3 November memiliki makna khusus. BE:FIRST melakukan debut mayor melalui “Gifted.” pada November 2021. Lima tahun kemudian, mereka menggunakan tanggal anniversary sebagai waktu perilisan album yang merangkum fase terbaru grup.

Perayaan tidak berhenti pada album. BE:FIRST juga sudah mengumumkan BE:FIRST 5th Anniversary DOME TOUR 2027. Dengan demikian, perjalanan dari festival musim panas 2026 akan bergerak menuju Global EP, world showcase, album baru, kemudian tur dome anniversary.

Urutan tersebut menunjukkan betapa padatnya periode yang sedang mereka jalani. Namun, ada pola yang cukup jelas. BE:FIRST tidak meninggalkan pasar domestik ketika mulai mengejar audiens internasional. Sebaliknya, mereka mencoba menjalankan keduanya secara paralel.

Di Jepang, mereka tetap tampil di festival besar dan mempersiapkan dome tour. Di luar negeri, mereka mulai meningkatkan jumlah festival, kolaborasi, dan showcase. Strategi tersebut membuat 2026 menjadi salah satu tahun paling menentukan sejak debut mereka.

音楽と髭達 Menjadi Penutup, Bukan Akhir Momentum

Penampilan BE:FIRST di 音楽と髭達2026 -TIME MACHINE- pada akhirnya terasa lebih penting daripada sekadar satu jadwal festival. Mereka datang ke Niigata setelah melewati musim panas yang membawa grup dari Jepang menuju Los Angeles dan Indonesia. Kemudian, mereka menutup periode tersebut dengan 10 lagu yang menghubungkan beberapa fase karier.

“Boom Boom Back” dan “Bye-Good-Bye” mengingatkan pada perjalanan awal. “夢中” dan “I Want You Back” menunjukkan sisi vokal mereka. Sementara itu, “BE:FIRST ALL DAY”, “Rondo”, “Missing”, serta “BRUCE WAYNE feat. Flo Milli, ATL Jacob” memperlihatkan arah terbaru yang akan dibawa menuju proyek berikutnya.

Pemilihan “Missing” sebagai lagu terakhir kemudian memberikan penutup yang tepat. Setelah berbagai panggung sepanjang musim panas, lagu bernuansa segar tersebut menjadi salam terakhir BE:FIRST sebelum kalender memasuki September.

Namun, berakhirnya musim panas justru membuka periode yang lebih sibuk. Global EP WATCH ME tiba pada 18 September. Seminggu kemudian, world showcase dimulai di Bangkok sebelum bergerak menuju Taipei, Manila, dan New York. Setelah rangkaian internasional tersebut, album BE:4U menyusul pada 3 November sebagai bagian dari perayaan lima tahun debut.

Karena itu, 音楽と髭達 bukan akhir dari momentum BE:FIRST. Festival tersebut lebih tepat disebut sebagai batas antara dua fase. Musim panas 2026 memperlihatkan seberapa kuat mereka sebagai festival performer. Beberapa bulan berikutnya akan menguji seberapa jauh BE:FIRST dapat membawa identitas tersebut menuju audiens global.

Lima tahun setelah debut, target mereka kini terlihat semakin besar. Dari stadion Niigata menuju Bangkok, Taipei, Manila, dan New York, perjalanan berikutnya sudah menunggu. Musim panas BE:FIRST memang telah berakhir, tetapi fase global mereka justru baru mulai bergerak.