
ENHYPEN kembali mencetak pencapaian besar lewat comeback terbaru mereka. Lagu utama “Bloody Paradise” resmi debut di posisi No. 12 Billboard Global Excl. U.S. pada chart bertanggal 5 September 2026. Pencapaian tersebut menjadi posisi tertinggi ENHYPEN sepanjang karier mereka di chart global yang mengecualikan Amerika Serikat. Melalui Bloody Paradise ENHYPEN, grup tersebut juga mencatat rekor baru di Billboard Global 200 dengan debut di posisi No. 32.
Prestasi itu datang bersamaan dengan kesuksesan mini album terbaru mereka, “THE SIN : BLISS”. Proyek tersebut menjadi album pertama ENHYPEN yang debut di posisi No. 1 Billboard 200. Selain itu, album yang sama juga memuncaki Top Album Sales dan World Albums. Karena itu, periode comeback kali ini menjadi salah satu fase chart paling kuat dalam perjalanan Jungwon, Heeseung, Jay, Jake, Sunghoon, Sunoo, dan Ni-ki.
Tak hanya kuat di Amerika Serikat, “Bloody Paradise” juga menunjukkan daya tarik internasional sejak hari pertama perilisan. Lagu tersebut sebelumnya menduduki No. 1 iTunes Top Songs di sedikitnya 13 wilayah. Sementara itu, “THE SIN : BLISS” memimpin iTunes Top Albums di setidaknya 23 wilayah. Dengan demikian, debut tinggi di Billboard Global memperlihatkan bahwa momentum awal tersebut mampu berkembang menjadi performa chart global yang lebih luas.
Bloody Paradise ENHYPEN Debut No. 12 di Billboard Global Excl. U.S.
Billboard Global Excl. U.S. bertanggal 5 September menempatkan “Bloody Paradise” langsung di No. 12 pada minggu pertamanya. Chart tersebut mengukur performa lagu berdasarkan streaming dan penjualan dari lebih dari 200 wilayah di seluruh dunia, tetapi tidak memasukkan data Amerika Serikat. Karena itu, posisi tersebut memberikan gambaran kuat mengenai daya tarik internasional lagu ENHYPEN.
Lebih penting lagi, No. 12 menjadi posisi tertinggi ENHYPEN di chart tersebut. Soompi mencatat bahwa “Bloody Paradise” sekaligus mencetak career high baru bagi grup di Global Excl. U.S. dan Global 200. Pada Global 200, lagu itu debut di No. 32. Pencapaian tersebut juga membuat “Bloody Paradise” menjadi lagu pertama ENHYPEN yang menembus Top 40 Global 200.
Di Global Excl. U.S., ENHYPEN berada tepat di bawah “Ordinary” milik Alex Warren yang menempati No. 11. Sementara itu, Shakira dan Burna Boy tetap memimpin chart lewat “Dai Dai”. Tame Impala, Justin Bieber, BTS, Ariana Grande, dan JENNIE juga berada di jajaran Top 10. Karena itu, debut No. 12 menempatkan ENHYPEN sangat dekat dengan kelompok lagu terbesar dunia pada pekan tersebut.
“THE SIN : BLISS” Juga Debut No. 1 Billboard 200
Kesuksesan “Bloody Paradise” semakin kuat karena datang bersamaan dengan pencapaian album induknya. “THE SIN : BLISS” menjadi album pertama ENHYPEN yang debut di posisi No. 1 Billboard 200. Pencapaian tersebut membawa grup ke titik baru setelah beberapa rilisan mereka sebelumnya konsisten masuk jajaran atas chart album Amerika Serikat.
Selain Billboard 200, “THE SIN : BLISS” juga langsung memuncaki Top Album Sales. Artinya, proyek tersebut menjadi album dengan penjualan tertinggi di Amerika Serikat selama periode pelacakan. Pada saat yang sama, mini album itu juga menempati No. 1 World Albums. Dengan demikian, ENHYPEN membawa pulang tiga posisi puncak Billboard dalam satu periode chart.
Pencapaian tersebut memberi konteks penting terhadap performa lagu utama. “Bloody Paradise” tidak berkembang sendirian. Album yang menjadi rumah bagi lagu tersebut juga mendapatkan respons kuat dari penggemar dan pembeli musik.
Selain itu, ENHYPEN kembali masuk Artist 100 di posisi No. 4. Ini menjadi minggu ke-90 mereka secara tidak berurutan di chart tersebut. Dengan begitu, aktivitas terbaru ENHYPEN berdampak pada beberapa indikator sekaligus, mulai dari album, lagu, penjualan, hingga popularitas artis secara keseluruhan.
“Bloody Paradise” Jadi Lagu ENHYPEN Pertama di Bubbling Under Hot 100
Performa global bukan satu-satunya pencapaian baru. “Bloody Paradise” juga menjadi lagu pertama ENHYPEN yang berhasil memasuki Billboard Bubbling Under Hot 100. Lagu tersebut debut di posisi No. 23.
Bubbling Under Hot 100 menampilkan lagu yang berada tepat di bawah batas Billboard Hot 100. Karena itu, masuk ke chart tersebut menunjukkan bahwa “Bloody Paradise” mulai membangun konsumsi yang cukup kuat di pasar Amerika Serikat.
Meski belum masuk Hot 100 utama, pencapaian tersebut tetap penting. Sebelumnya, kekuatan chart ENHYPEN lebih sering terlihat melalui album. Kini, perkembangan “Bloody Paradise” menunjukkan bahwa performa single mereka mulai bergerak lebih jauh di pasar AS.
Selain itu, debut No. 32 di Global 200 memperlihatkan bahwa lagu ini tidak bergantung hanya pada satu wilayah. Chart Global 200 mencakup Amerika Serikat sekaligus berbagai negara lainnya. Karena itu, posisi Top 40 memberi gambaran bahwa konsumsi terhadap lagu tersebar cukup luas.
Dengan demikian, era “THE SIN : BLISS” menunjukkan perkembangan yang seimbang. Album mendapatkan pencapaian besar, sementara title track juga mencetak rekor baru yang belum pernah diraih single ENHYPEN sebelumnya.
Circle Chart dan iTunes Ikut Memperkuat Momentum Comeback
Sebelum Billboard mengumumkan pencapaian terbaru, ENHYPEN sudah menunjukkan performa kuat di Korea Selatan. Circle Chart mencatat mereka meraih double crown untuk periode 16–22 Agustus. “THE SIN : BLISS” memuncaki physical album chart, sementara “Bloody Paradise” berada di posisi No. 1 digital download chart.
Versi reguler “THE SIN : BLISS” debut di No. 1 physical album chart. Sementara itu, Weverse version masuk secara terpisah di No. 2. Hasil tersebut memperlihatkan kekuatan pembelian fandom dalam beberapa format album sekaligus.
Selain itu, album tersebut mencatat 1.774.829 kopi pada hari pertama berdasarkan Hanteo Chart. Jumlah itu membuat “THE SIN : BLISS” menjadi album ketujuh ENHYPEN yang melewati satu juta penjualan hanya dalam hari pertama.
Di pasar internasional, mini album juga memuncaki iTunes Top Albums di sedikitnya 23 wilayah, termasuk Brasil, Jepang, Malaysia, dan Turki. Sementara itu, “Bloody Paradise” mencapai No. 1 iTunes Top Songs di setidaknya 13 wilayah seperti Thailand, Argentina, dan Filipina.
Dengan demikian, pencapaian Billboard bukan lonjakan tiba-tiba. Lagu dan album sudah membangun momentum dari Korea Selatan dan berbagai pasar internasional sebelum chart global terbaru dirilis.
ENHYPEN Tambah Enam Trofi Acara Musik lewat “Bloody Paradise”
“Bloody Paradise” juga mendapatkan dukungan kuat dari acara musik Korea Selatan. Pada 3 September, ENHYPEN meraih kemenangan keenam mereka untuk lagu tersebut melalui “M Countdown”. Mereka mengalahkan “BiiiG” milik BIGBANG dengan total 7.822 poin.
Jumlah kemenangan tersebut memperlihatkan bahwa comeback ini bekerja di beberapa lapisan sekaligus. Di Korea Selatan, lagu mendapat trofi acara musik dan memuncaki digital download chart. Sementara itu, secara internasional, “Bloody Paradise” mencatat posisi tertinggi baru bagi grup di Billboard Global.
Selain itu, Soompi memasukkan “Bloody Paradise” sebagai lagu baru di No. 8 chart K-pop mingguan pada akhir Agustus. Lagu tersebut digambarkan sebagai track Brazilian Funk yang membawa cerita tentang pasangan yang menemukan “paradise” dalam situasi yang menekan.
Karakter musik tersebut juga memberi ENHYPEN warna baru. Grup selama ini dikenal melalui konsep gelap, fantasi, dan vampir yang terus berkembang dari satu era ke era berikutnya. Namun, “Bloody Paradise” menggunakan ritme yang lebih menekan sekaligus tetap mempertahankan atmosfer dramatis khas mereka.
Karena itu, keberhasilan lagu tidak hanya berasal dari basis penggemar. Perubahan musikal juga membantu memberikan identitas yang jelas terhadap comeback terbaru mereka.
Debut Global Ini Menjadi Tonggak Baru bagi ENHYPEN
ENHYPEN sudah menjadi salah satu boy group Korea Selatan dengan kekuatan album fisik terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pencapaian Bloody Paradise ENHYPEN menunjukkan perkembangan penting pada sisi single.
No. 12 Global Excl. U.S. dan No. 32 Global 200 merupakan posisi tertinggi mereka hingga saat ini. Selain itu, masuk Bubbling Under Hot 100 untuk pertama kalinya menunjukkan bahwa jangkauan lagu juga mulai menguat di Amerika Serikat.
Pada saat yang sama, “THE SIN : BLISS” sudah memberikan grup No. 1 Billboard 200 pertama mereka. Kombinasi tersebut membuat era terbaru ENHYPEN menjadi salah satu comeback dengan pencapaian chart paling lengkap sepanjang karier mereka.
Namun, perjalanan “Bloody Paradise” masih berada pada tahap awal. Lagu tersebut baru memasuki minggu pertama Billboard Global. Karena itu, perkembangan pada beberapa pekan berikutnya akan menentukan apakah lagu mampu bertahan, naik lebih tinggi, atau membangun momentum menuju chart Amerika Serikat lainnya.
Meski demikian, pencapaian awalnya sudah cukup besar. ENHYPEN kini memiliki album No. 1 Billboard 200, lagu Top 40 Global 200 pertama, posisi Global Excl. U.S. tertinggi sepanjang karier, serta entry pertama di Bubbling Under Hot 100.
Pada akhirnya, debut No. 12 “Bloody Paradise” menjadi bukti bahwa pertumbuhan ENHYPEN semakin terlihat melalui konsumsi musik global, bukan hanya penjualan album. Jika tren tersebut terus berlanjut, era “THE SIN : BLISS” bisa menjadi titik ketika kekuatan chart single mereka mulai mengejar dominasi yang sudah lebih dulu dibangun melalui album.