
Bruno Mars kembali memperluas rangkaian The Romantic Tour 2027 setelah permintaan tiket melonjak selama masa presale. Penyanyi asal Amerika Serikat itu menambah pertunjukan baru di Australia dan Selandia Baru, termasuk konser kedua di Brisbane serta satu malam tambahan di Auckland. Penambahan tersebut memperlihatkan besarnya antusiasme terhadap tur stadion Bruno Mars menjelang rangkaian pertunjukan Asia-Pasifik pada awal 2027.
Tambahan terbaru datang hanya beberapa hari setelah Bruno mengumumkan jadwal Australia dan Selandia Baru. Ia awalnya dijadwalkan tampil di Perth, Melbourne, Brisbane, Sydney, dan Auckland pada Februari hingga Maret 2027. Namun, respons penggemar selama presale membuat promotor membuka tanggal baru. Bruno kini akan tampil dua malam di Suncorp Stadium, Brisbane, pada 28 Februari dan 1 Maret. Selain itu, Eden Park di Auckland mendapat pertunjukan kedua pada 14 Maret.
Besarnya permintaan tersebut bukan fenomena yang berdiri sendiri. “The Romantic Tour” memang sudah mencatat penjualan tiket sangat tinggi sejak rangkaian globalnya diumumkan. Menurut Live Nation, tur itu pernah membukukan penjualan satu hari terbesar perusahaan tersebut di Amerika Utara, Eropa, dan Inggris. Ticketmaster juga dilaporkan menjual sekitar 2,1 juta tiket dalam satu hari untuk rangkaian tur Bruno Mars.
The Romantic Tour 2027 Tambah Konser Setelah Presale Memanas
Penambahan jadwal terbaru menunjukkan bahwa permintaan untuk The Romantic Tour 2027 tetap kuat ketika tur memasuki pasar Australia dan Selandia Baru. Pada 2 September 2026, konser tambahan di Brisbane diumumkan setelah tingginya minat terhadap pertunjukan pertama di Suncorp Stadium. Bruno kini memiliki jadwal kedua di venue yang sama pada Senin, 1 Maret 2027.
Sebelumnya, Auckland juga mendapatkan malam tambahan. Bruno awalnya hanya dijadwalkan tampil di Eden Park pada Sabtu, 13 Maret. Namun, setelah permintaan tiket presale meningkat, pertunjukan kedua ditambahkan untuk Minggu, 14 Maret. Langkah tersebut membuat Auckland menjadi salah satu kota dengan dua malam konser dalam rangkaian Australia dan Selandia Baru.
Melbourne juga menjadi salah satu pusat permintaan terbesar dalam tur ini. Live Nation mencantumkan pertunjukan tambahan di Marvel Stadium pada 23 Februari setelah dua konser sebelumnya pada 19 dan 20 Februari. Dengan demikian, Melbourne kini mendapat tiga malam dalam rangkaian 2027.
Penambahan pertunjukan seperti ini biasanya dilakukan ketika data presale menunjukkan kapasitas awal tidak cukup menampung permintaan. Namun, keputusan menambah konser stadion tetap menjadi indikator penting. Venue seperti Suncorp Stadium, Marvel Stadium, dan Eden Park memiliki kapasitas besar. Karena itu, kebutuhan untuk membuka malam tambahan memperlihatkan skala basis penggemar Bruno Mars di kawasan tersebut.
Australia dan Selandia Baru Jadi Bagian Besar dari Tur Stadion Bruno Mars
Rangkaian Australia dan Selandia Baru akan dimulai di Optus Stadium, Perth, pada 13 Februari 2027. Setelah itu, Bruno bergerak ke Melbourne untuk pertunjukan di Marvel Stadium pada 19, 20, dan 23 Februari. Brisbane kemudian mendapat dua malam pada 28 Februari serta 1 Maret.
Setelah Brisbane, tur berpindah ke Sydney. Bruno dijadwalkan tampil di Accor Stadium pada 4 dan 5 Maret. Kemudian, rangkaian Selandia Baru mengambil tempat di Eden Park, Auckland, pada 13 dan 14 Maret. Dengan tambahan tanggal baru, bagian tur ini berkembang jauh lebih besar dibandingkan ketika jadwal awal diumumkan.
Selain itu, penempatan seluruh pertunjukan di stadion memperlihatkan skala berbeda dari banyak tur Bruno sebelumnya. “The Romantic Tour” menjadi tur stadion global pertamanya sekaligus tur headline dunia pertamanya dalam hampir satu dekade. Format tersebut memberi Bruno kesempatan membawa produksi yang lebih besar dan menjangkau puluhan ribu penonton dalam satu malam.
Australia sendiri bukan pasar baru untuk Bruno Mars. Ia terakhir tampil di negara tersebut pada 2022 dengan dua pertunjukan di Allianz Stadium, Sydney. Namun, rangkaian 2027 jauh lebih luas karena mencakup beberapa kota besar sekaligus dan menggunakan stadion sebagai venue utama.
Sementara itu, Auckland mendapat posisi penting karena Eden Park merupakan salah satu venue terbesar di Selandia Baru. Menambah malam kedua di sana memperlihatkan bahwa permintaan tidak hanya terkonsentrasi di Australia. Bruno tetap memiliki daya tarik besar di seluruh kawasan.
Tyla dan Anderson .Paak Ikut Bergabung dalam Rangkaian 2027
“The Romantic Tour” tidak hanya mengandalkan Bruno Mars sebagai daya tarik utama. Tyla akan bergabung sebagai special guest pada seluruh pertunjukan Australia dan Selandia Baru. Kehadiran penyanyi asal Afrika Selatan tersebut memberi dimensi tambahan karena popularitasnya terus berkembang secara global dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, Anderson .Paak ikut tampil sebagai DJ Pee .Wee pada seluruh jadwal. Kolaborasi ini menarik perhatian karena Bruno dan Anderson .Paak merupakan dua anggota Silk Sonic. Keduanya sebelumnya merilis album “An Evening with Silk Sonic” dan menghasilkan sejumlah lagu besar, termasuk “Leave the Door Open”.
Rangkaian Australia dan Selandia Baru bahkan dijadwalkan menghadirkan penampilan spesial dari Silk Sonic. Dengan demikian, konser tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan solo Bruno Mars. Penggemar juga berpeluang melihat kembali chemistry Bruno dan Anderson .Paak di atas panggung.
Kehadiran Tyla dan Anderson .Paak membuat struktur pertunjukan memiliki beberapa lapisan. Tyla membawa pendekatan pop dan amapiano modern. Sementara itu, Anderson .Paak membawa unsur funk, hip-hop, soul, serta energi khas Silk Sonic. Bruno berada di tengah kombinasi tersebut dengan katalog yang sudah mencakup pop, funk, R&B, soul, dan retro-pop.
Karena itu, daftar penampil pendukung bukan sekadar tambahan nama besar. Komposisinya juga sesuai dengan identitas musikal Bruno Mars dan arah “The Romantic Tour” yang banyak bermain pada unsur soul, funk, dan pop.
Tur Mendukung Album “The Romantic” yang Cetak Rekor Karier Bruno
Rangkaian The Romantic Tour 2027 juga menjadi bagian penting dari promosi album studio keempat Bruno Mars, “The Romantic”. Album tersebut memberi Bruno salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya karena menjadi album pertamanya yang debut langsung di posisi No. 1 Billboard 200.
“The Romantic” juga menjadi debut album terbesar Bruno hingga saat ini. Keberhasilan itu memperlihatkan bahwa jeda panjang sejak album solo sebelumnya tidak mengurangi minat terhadap musiknya. Sebaliknya, Bruno kembali ketika basis pendengarnya sudah berkembang melalui lagu solo, kolaborasi, hingga proyek Silk Sonic.
Salah satu lagu utama dari album tersebut adalah “I Just Might”. Lagu itu menjadi single No. 1 Amerika Serikat ke-10 Bruno sekaligus lagu pertamanya yang debut langsung di puncak Billboard Hot 100. Pencapaian tersebut memperkuat momentum album dan memberi tur materi baru yang memiliki performa komersial kuat.
Selain itu, “Risk It All” juga mendapat pencapaian besar. Lagu tersebut mencapai posisi No. 1 Billboard Global 200 dan Billboard Streaming Songs. Keberhasilan beberapa lagu dari album yang sama membuat “The Romantic” memiliki fondasi kuat untuk dibawa ke stadion.
Bruno sendiri sudah memiliki katalog hit yang sangat luas dari era sebelumnya. Lagu seperti “Just the Way You Are”, “Grenade”, “Locked Out of Heaven”, “When I Was Your Man”, “Uptown Funk”, “That’s What I Like”, hingga “24K Magic” tetap memiliki daya tarik besar dalam format konser.
Karena itu, tur baru ini mendapatkan keuntungan dari dua sisi. Bruno memiliki materi segar dari album “The Romantic”, tetapi pada saat yang sama ia juga membawa katalog lama yang sudah melekat pada beberapa generasi pendengar.
Permintaan Tiket Mengikuti Rekor Besar “The Romantic Tour”
Besarnya antusiasme di Australia dan Selandia Baru sebenarnya sudah terlihat dalam fase awal “The Romantic Tour”. Live Nation sebelumnya menyatakan bahwa tur tersebut mencatat penjualan tiket satu hari terbesar perusahaan untuk kawasan Amerika Utara, Eropa, dan Inggris.
Pada saat yang sama, Ticketmaster menjual sekitar 2,1 juta tiket dalam satu hari. Angka tersebut memberikan gambaran mengenai besarnya permintaan bahkan sebelum rangkaian Asia-Pasifik diperluas. Setelah jadwal Australia dan Selandia Baru diumumkan, pola serupa kembali muncul melalui tambahan konser di beberapa kota.
Rangkaian tur ini juga memiliki skala besar secara keseluruhan. Ketika jadwal Australia dan Selandia Baru diumumkan, “The Romantic Tour” sudah berkembang menjadi lebih dari 115 pertunjukan stadion di berbagai wilayah dunia. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa proyek ini merupakan salah satu fase tur terbesar dalam karier Bruno Mars.
Namun, keberhasilan tersebut tidak datang secara tiba-tiba. Bruno sudah membangun reputasi kuat sebagai penampil live selama bertahun-tahun. Produksi panggung, koreografi, kemampuan vokal, permainan instrumen, dan interaksi dengan penonton menjadi bagian utama dari identitasnya sebagai performer.
Pada 2024, ia bahkan menjadi artis internasional pertama pada abad ke-21 yang menggelar tujuh konser sold-out berturut-turut di Tokyo Dome. Pada tahun yang sama, Bruno juga memainkan 14 pertunjukan stadion yang habis terjual di lima kota Brasil.
Ia kemudian membuka Intuit Dome di Los Angeles dengan dua konser sold-out. Salah satu malam tersebut menghadirkan Lady Gaga untuk penampilan live pertama “Die with a Smile”. Rangkaian pencapaian itu membantu menjelaskan mengapa permintaan terhadap tur stadion baru Bruno tetap tinggi.
Penambahan Jadwal Bisa Terus Berlanjut
Penambahan konser Brisbane, Auckland, dan Melbourne menunjukkan bahwa struktur “The Romantic Tour” masih bisa berubah mengikuti permintaan. Promotor biasanya memantau kecepatan penjualan presale sebelum menentukan apakah sebuah kota membutuhkan pertunjukan tambahan. Karena itu, jadwal yang tersedia pada awal September belum tentu menjadi susunan final untuk seluruh rangkaian 2027.
General onsale untuk pertunjukan Australia dan Auckland dijadwalkan mulai 4 September, dengan waktu penjualan berbeda di setiap kota. Periode tersebut akan menjadi indikator berikutnya untuk melihat seberapa besar permintaan setelah presale. Jika tiket kembali bergerak cepat, tidak tertutup kemungkinan ada penyesuaian jadwal lain selama kapasitas venue dan kalender tur memungkinkan.
Namun, hingga 2 September, informasi resmi yang sudah tersedia menunjukkan bahwa tambahan konser memang berfokus pada pasar dengan respons kuat. Brisbane mendapat malam kedua di Suncorp Stadium, Auckland mendapat malam kedua di Eden Park, sedangkan Melbourne memiliki tiga pertunjukan di Marvel Stadium.
Pada akhirnya, The Romantic Tour 2027 menjadi bukti bahwa daya tarik Bruno Mars sebagai artis stadion tetap sangat besar. Ia tidak hanya kembali dengan album yang mencetak debut No. 1, tetapi juga membawa tur global yang terus berkembang karena permintaan tiket. Bersama Tyla dan Anderson .Paak, rangkaian Australia dan Selandia Baru kini berubah menjadi salah satu bagian paling padat dari tur tersebut.
Jika momentum penjualan tetap tinggi, tambahan jadwal terbaru mungkin bukan yang terakhir. Namun, satu hal sudah terlihat jelas: memasuki 2027, Bruno Mars masih memiliki kemampuan untuk mengubah perilisan album baru menjadi sebuah pertunjukan stadion berskala global.